19 Desember 2009
Rencananya, menjelang akhir tahun ini memang saya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga di kampung halaman. Setelah dengan berat hati saya berhenti bekerja di Unpad, saya ingin sedikit refreshing berkumpul bersama keluarga, akhirnya kesampaian juga hari rabu (16/12/09) lalu saya bisa pulang ke rumah. Sayangnya, ternyata niat saya pulang untuk berkumpul bersama keluarga harus “disambut” dengan keadaan yang kurang menyenangkan, tepat dihari saya pulang, ibu saya harus masuk ke rumah sakit, jadilah acara kumpul bersama keluarga ini berlangsung di rumah sakit
Hampir genap 3 hari 3 malam ibu saya menginap di rumah sakit, kebetulan saya yang tidak ada kesibukan di rumah kebagian bertugas menjaga ibu selama disana, siang malam saya menunggui beliau, memang awalnya saya ingin menghabiskan waktu bersama orang tua, tapi terus terang bukan disana tempatnya, tapi yang namanya nasib mau gimana lagi, Tuhan menentukan ibu harus terbaring sakit. Alhamdulillah, tadi siang ibu bisa pulang dan menjalani rawat jalan di rumah. Walaupun kondisi ibu saya masih belum stabil, akhirnya saya bisa benar2 berkumpul bersama keluarga, di rumah.
Tulisan lain yang mungkin berkaitan:
4 Desember 2009
Semalam saya menghadiri acara rutin tahunan dari mahasiswa FISIP Universitas Padjadjaran yaitu “Wilujeng Sumping”. Acara ini merupakan acara konser musik yang digelar tiap tahun dalam rangka menyambut mahasiswa baru, “wilujeng sumping” sendiri artinya “selamat datang” yang diambil dari Bahasa Sunda.
Acara “Wilujeng Sumping” semalam berlangsung cukup meriah, dalam acara tersebut diisi oleh band-band terkenal dari kota Bandung seperti Closehaed, Goodboy Badminton, Anonymous dan yang paling saya tunggu tentu saja Mocca! *yeeeey!!* dan beberapa band audisi. menurut saya dibanding 1-2 tahun kebelakang, acara Wilujeng Sumping kali ini lebih meriah, mungkin karena kehadiran Mocca dan Closehead yang cukup ditunggu banyak penggemarnya di kampus FISIP.
Untuk dapat masuk ke acara tersebut para penonton diwajibkan memperlihatkan KTM, ini untuk mencegah datangnya para penonton yang tidak diinginkan misal para preman atau warga lokal yang biasanya datang ke acara-acara musik sambil mabuk dan bikin rusuh. secara keseluruhan acara yang berlangsung di lapangan volly belakang (outdoor) ini cukup aman terkendali, salut untuk panitia.

Mocca (ilustrasi)
Dari sekian artis yang hadir, yang paling saya tunggu adalah Mocca, ini kali kedua saya menonton pertunjukan Mocca secara langsung di Jatinangor, yang pertama sekitar 2 tahun lalu di Plaza Padjadjaran (yang sekarang sudah “tiada”). malam itu Mocca tampil sangat gemilang, Arina selaku vokalisnya sangat atraktif dan menarik, dia juga tampil sangat cute malam itu
. beberapa lagu yang dibawakannya diantaranya Telephone, Do what you wanna do, The best thing, I’m Lucky dan Happy. ada pula sebuah lagu yang direquest oleh penonton yaitu Mars Persib, tidak heran, karena banyak sekali bobotoh yang juga penggemar Mocca disana. awalnya para personel Mocca agak ragu untuk membawakan lagu ini, karena sudah sangat lama tidak dimainkan dan tidak latihan sama sekali, tapi karena permintaan cukup tinggi akhirnya mereka membawakannya, dan hebatnya lagu tersebut dibawakan dengan sangat sempurna, salut untuk Mocca, mereka sangat profesional dalam hal ini.
Acara berakhir sekitar pukul 23.00 WIB, secara keseluruhan berlangsung lancar walaupun kalau melihat rundown-nya sendiri banyak agenda yang terbilang ngaret, tapi tidak terlalu masalah, yang penting acara lancar terkendali. bravo FISIP!
Tulisan lain yang mungkin berkaitan:
30 November 2009
Hari ini saya dikejutkan oleh dua berita kematian yang menurut saya tidak wajar, yang pertama berita tewasnya seorang wanita muda di Mall Grand Indonesia. diduga wanita tersebut jatuh dari lantai 4 dan tersangkut di eskalator. kemudian beberapa jam kemudian (mungkin tidak sampai 3 jam) tersebar lagi kabar seseorang tewas setelah jatuh dari lantai 5 di pusat perbelanjaan Senayan City (Sency). kedua berita tersebut tersebar sangat cepat melalui situs mikroblogging Twitter, bahkan mendahului situs berita atau media massa manapun, lengkap dengan foto hasil tangkapan para “jurnalis amatir” tersebut, jika penasaran dengan berita dan fotonya, silakan cari sendiri di Twitter, saya tidak mau memberi tautan disini karena banyak yang keberatan jika menyebarluaskan foto kejadian tersebut, yang jelas lumayan mengenaskan.
Banyak orang berspekulasi mengenai motif kejadian ini, ada yang bilang mereka bunuh diri, ada yang bilang hanya kecelakaan, saya sendiri tidak mau berspekulasi karena memang tidak tahu pasti kejadian persisnya seperti apa, namun apapun yang terjadi semoga amal ibada para korban diterima di sisi-Nya, kalaupun memang bunuh diri, semoga dosa2nya diampuni. semoga dua kejadian yang hampir berturut2 ini hanya kebetulan semata dan tidak ada kaitannya satu sama lain, kalau ada, mungkin kasusnya akan semakin rumit. kita berdoa saja semoga tidak ada kejadian semacam ini lagi, kalau memang kecelakaan saya harap pihak pengelola pusat perbelanjaan bisa lebih meningkatkan tingkat keamanannya (safety) agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Tulisan lain yang mungkin berkaitan:
28 November 2009
Sekitar 2-3 tahun lalu, masyarakat Indonesia mungkin masih asing dengan kata ini, namun sekarang sepertinya kata “hoax” sudah mulai populer, hal ini terjadi karena memang arus informasi semakin mudah, akses ke internet semakin terjangkau sehingga penyebarluasan istilah “hoax” begitu cepat.
Saya sendiri melihat, masyarakat menjadi familiar dengan kata ini karena sering melihat/membacanya di forum terbesar di Indonesia (sebut saja Kaskus), disana banyak sekali thread dengan judul "bla..bla..bla.. hanya HOAX" atau "blablabla...no HOAX", nah dari seringnya muncul istilah hoax di forum tersebut membuat masyarakat tahu bahwa secara sekilas artiĀ hoax=bohong.
Namun ada yang disayangkan, saya juga melihat banyak kesalahan konteks dalam penempatan kata hoax ini, hoax sebenarnya merujuk pada berita bohong, ya…hanya pada berita atau kabar bohong yang dimaksudkan untuk memperdaya para pembaca/publik agar mempercayai bahwa berita tersebut adalah benar, padahal sebenarnya adalah berita bohong, jadi intinya tidak semua yang bohong(an) itu disebut hoax, masih bingung? oke saya kasih contoh, misalnya konteksnya begini:
Kiamat tahun 2012 itu sebenarnya hanya hoax.
nah dari kalimat diatas menunjukan bahwa berita tentang kiamat akan terjadi tahun 2012 itu hanya hoax, hanya rumor belaka, jadi jangan percaya pada berita tersebut. sekarang saya beri contoh penempatan yang kurang tepat, misalnya:
Patung lilin itu mirip manusia, padahal cuma hoax.
Nah kalau melihat contoh diatas, penempatan kata hoax pada konteks diatas kurang tepat, karena kalimat diatas bukan merujuk pada sebuah berita, tapi hanya mengatakan kalau patung lilin itu palsu, tapi palsu disini bukan kabar palsu, tapi hanya benda yang menyerupai asli.
Kemudian hal lain yang menurut saya cukup aneh adalah menggunakan huruf kapital untuk HOAX, kenapa harus kapital? hoax bukan singkatan atau akronim kok! apa karena setiap melihat di forum2 selalu tertulis kapital? ya mungkin itu cuma sekedar penegas saja, tapi tidak ada keharusan menulis hoax dengan huruf kapital, tapi sayangnya beberapa kalangan masyarakat meanggapnya harus begitu, terbukti saya pernah melihat di beberapa posting blog yang menuliskan kata hoax selalu dengan huruf kapital, entah aturan dari mana
Saya disini hanya beropini saja, saya juga bukan ahli bahasa, saya pun masih sering melakukan kesalahan dalam berbahasa, tapi apa salahnya berbagi? betul ngga…??
Tulisan lain yang mungkin berkaitan:
25 November 2009
Seberapa seringkah anda sekarang menulis dengan tangan? apakah masih cukup intens? jika dibandingkan, lebih banyak mana mengetik atau menulis? saya sendiri, terus terang sudah sangat jarang menulis, sejak masih sekolah dan kuliah pun saya memang malas mencatat, ditambah sekarang sudah tidak mengalami lagi proses KBM, kegiatan menulis dengan tangan bisa dibilang nol, tidak heran tulisan saya tidak pernah bagus, hehehe….

ilustrasi
Ada hal yg lucu terjadi beberapa hari lalu, ceritanya minggu depan rekan2 sekantor mau mengadakan outbound, nah untuk mengkonfirmasi apakah akan ikut atau tidak disediakanlah tabel absen, hanya tinggal tulis nama dan tanda tangan, yang menarik, saya lihat tidak ada satupun tulisan tangan mereka yang bisa dibilang “bagus”, apakah ini terjadi gara2 mereka memang jarang menulis lagi? atau memang sudah bakat dari sananya tulisannya jelek? yang saya lihat sih memang rekan2 sini sudah jarang menulis, kebanyakan mengetik di komputer/laptop. sepertinya fenomena seperti ini tidak terjadi disini saja, bahkan para mahasiswa pun sekarang sudah mulai jarang yang menulis dengan tangan, adanya laptop memang mempermudah proses kuliah, ketika belajar dikelas kebanyakan sekarang para mahasiswa langsung mengetikkannya di laptop, bukan di buku catatan lagi. Bagaimana dengan anda, masihkah menulis dengan tangan?
Tulisan lain yang mungkin berkaitan: