Piknik Mendadak

9 Januari 2010

Piknik mendadak atau mendadak piknih? ah sama aja… intinya hari ini saya tanpa rencana apapun tiba-tiba diajak piknik oleh keluarga kakak saya ke pantai Pangandaran. baru bangun tidur, agak siang karena semalem abis begadang (dan sepertinya malam ini juga) tiba-tiba ditelpon kakak suruh siap-siap buat berangkat ke pantai. asiik… lumayan nih, mumpung lagi pulang ke rumah, kapan lagi bisa jalan-jalan? orang tua saya memang bukan orang yang suka tamasya, makanya saya lebih sering pergi rekreasi bersama keluarga kakak.

Singkat cerita tadi siang kami sampai di pantai Pangandaran, acara pertama adalah bakar-bakar ikan dan udang, di keluarga kami memang sudah terkenal kalau bumbu ikan bakar ala kakak saya ini memang paling yahud, dan ini adalah salah satu alasan saya untuk ikut ke sana karena tau pasti akan ada acara bakar-bakar ikan :p

Persiapan bakar ikan

Setelah selesai bakar-bakar, agenda selanjutnya adalah berenang di pantai. tadi kami sampai di pantai bisa dibilang cukup telat, hampir menjelang batas akhir waktu berenang, jadi kami tidak lama disana, tidak lebih dari 2 jam saja. tapi acara renang singkat itu cukup menyenangkan, apalagi ponakan saya yang masih balita baru pertama kali diajak ke pantai dan dia tampak excited sekali, asik juga sambil ngasuh ponakan renang di pantai, ya ketawa-ketawa bareng lah…

Saya dan kakak

Karena acaranya cukup mendadak, kami pun tidak berencana untuk menginap disana, jadi sore-sore juga setelah semuanya selesai kami bergegas pulang dan sampai kembali dirumah sekitar pukul 8 malam. o iya, jarak dari rumah saya ke Pangandaran tidak jauh, bisa ditempuh dengan mobil sekitar 1.5 jam saja. ya kesimpulannya hari ini cukup menyenangkan main2 bersama keluarga, walau ujung2nya cape juga, but it was fun! :)

Tulisan lain yang mungkin berkaitan:

Kategori: Pribadi/curhat, Umum
Tag: ,
Komentar: 6 komentar »

Sinterklaas Atau Santa Claus?

20 Desember 2009

Seperti biasanya, menjelang akhir tahun adalah hari-hari istimewa terutama bagi umat Nasrani karena pada tanggal 25 Desember bertepatan dengan hari raya Natal. Di barat (Amerika), Natal identik dengan hadiah-hadiah, terutama bagi anak-anak, bahkan ada satu tokoh khas yang menjadi idola dan imajinasi anak-anak yaitu Santa Claus. Santa adalah tokoh berupa bapak-bapak tua berjenggot panjang yang dipercaya suka memberikan hadiah-hadiah menarik bagi anak-anak dimalam natal.

Nah yang menarik, di Indonesia kita mengenal istilah Sinterklas atau yang lebih tepat ditulis Sinterklaas, sering kali kita salah kaprah dalam menggambarkan Sinterklaas ini. dulu saya beranggapan bahwa Sinterklaas adalah padanan bahasa Indonesia untuk Santa Claus, maklum saya bukan umat Nasrani jadi tidak begitu tahu banyak tentang hal ini, tapi memang tidak asing dengan nama ini.

Tapi tahukah anda, ternyata Sinterklaas dan Santa Claus itu adalah “orang” yang berbeda!? Sinterklaas adalah tokoh yang berasal dari eropa, asal usulnya sendiri melihat dari berbagai sumber memang bermacam-macam, namun karena dulu kita pernah “dijajah” Belanda, maka sinterklaas yang kita kenal sekarang sebenarnya adalah Sinterklaas versi Belanda dan berasal dari Belanda, dari segi penampilan pun Sinterklaas tidak sama dengan Santa Claus, Sinterklaas berpakaian seperti Paus atau Uskup yang  menggunakan jubah dan topi lancip bergambar salib, “kemunculan”-nya pun sebenarnya tidak sama dengan Santa, menurut mitosnya Sinterklaas datang dan memberi hadiah pada anak-anak pada  malam 5 Desember karena tanggal 6 Desember merupakan hari Sinterklaas.

Sinterklaas

Sinterklaas

Nah sedangkan Santa Claus adalah tokoh yang berkembang dari budaya Amerika, menurut cerita Santa ini berasal dari kutub, bepergian dengan kereta yang ditarik rusa dan datang pada anak-anak memberikan hadiah pada malam Natal (24 Desember), pakaiannya pun tidak seperti Sinterklaas, Santa memakai jaket tebal merah dan topi kerucut yang berujung bulat putih.

Santa Claus

Santa Claus

Sayangnya di Indonesia sendiri memang sepertinya sering terjadi salah kaprah terhadap Sinterklaas dan Santa Claus ini, mengapa? karena biasanya Sinterklaas memang digambarkan sebagai Santa Claus, datang ketika malam natal dan perwujudan-nya pun seringkali digambarkan sebagai Santa Claus,  bisa jadi inilah sebabnya saya pun dulu menganggap Sinterklaas=Santa Claus. nah karena sekarang sudah tau bedanya,  jadi jangan salah kaprah lagi yah.. :)

Untuk umat nasrani, saya ucapkan Selamat (menjelang) hari Natal.

Referensi (Wikipedia):

note:
mohon maaf jika tulisan ini terdapat kekurangan, mohon koreksi.

Tulisan lain yang mungkin berkaitan:

Pembangunan Unpad

23 November 2009

Saat ini Universitas Padjadjaran sedang banyak membangun infrastruktur dimana2, baik berupa infrastruktur fisik maupun non-fisik. Yang paling terlihat jelas tentunya pembangunan infrastruktur fisik, di Jatinangor sendiri sebenarnya cukup banyak dilakukan pembangunan (dan renovasi) besar2an, diantaranya pembangunan sport center dan rencana pembangunan gedung rektorat, yaa… nantinya rektorat akan berada di Jatinangor, tidak lagi di Bandung.

Peninjauan pembangunan stadion

Peninjauan pembangunan stadion

Saya sendiri justru kurang ngeh dengan pembangunan ini, misalnya stadion lapangan bola yang sedang direnovasi sekarang ternyata nantinya akan dibuat stadion yang lebih besar dan dapat menampung penonton sampai ribuan orang. lucu memang, kostan saya sangat dekat dengan kampus (bahkan tembok benteng tanah unpad ada dibelakang kostan saya) tapi saya tidak tau sudah sejauh mana pembangunan ini, maklum sudah jarang ke kampus, malah saya lebih sering kampus Bandung, karena memang saya bekerja disana.

Selain Fasilitas dan infrastruktur umum se-universitas, di tingkat fakultas pun sekarang bisa dilihat sedang banyak pembenahan fasilitas dan bangunan disana sini. bangunan2 baru sedang dibuat, bangunan lama direnovasi, fasilitas umum diperbaiki. semoga dengan pembangunan ini Unpad bisa menjadi lebih baik. :)

Tulisan lain yang mungkin berkaitan:

Kategori: Umum
Tag: ,
Komentar: 13 komentar »

Pengeras Suara Masjid

22 November 2009

Saat ini saya sering merasa terganggu dengan pengeras suara masjid dekat kostan, bukan berarti saya anti masjid, saya juga seorang muslim, namun yang saya sayangkan adalah penggunaan pengeras suara tersebut secara kurang bijak oleh pengelola masjid. entah insiatif siapa, setiap hari minggu masjid tersebut selalu memutar kaset2 musik (yang katanya islami, tapi menurut saya tidak beda dengan musik dangdut koplo) seharian, dimulai dari pagi jam 9an sampai menjelang dzuhur. entah apa maksudnya, masih mending kalau yang diputar itu pengajian atau doa-doa, bukan musik yang katanya qasidah tapi sangat tidak menyejukan hati, tidak beda jauh dengan di warung remang2.

Setahu saya dalam penggunaan pengeras suara mesjid itu ada aturannya, baik peraturan daerah maupun fatwa dari MUI, terus terang saya tidak tahu pasti aturan nomor berapa dan pasal berapa, yang jelas saya pernah dengar kalau dalam aturan tersebut mengatakan penggunaan pengeras suara masjid hanya digunakan untuk Adzan dan pengumuman, selebihnya digunakan pengeras suara dalam (kalau ada), dengan demikian lingkungan jadi lebih tentram dan tidak menimbulkan konflik. kalau menggunakan pengeras suara seenaknya dikhawatirkan malah menimbulkan konflik di masyarakat, terutama bagi yang beragama non muslim sehingga toleransi antar umat beragama menjadi semakin renggang. dalam Al-Qur’an sendiri telah dikatakan bahwa berdoa tidak boleh keras2:

“Berdo’alah kepada Tuhanmu dengan berendah hati dan suara lembut. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang yang meampaui batas” - Surat Al A’raf ayat 55

Yang lebih disayangkan adalah yang dikumandangkan di pengeras suara itu bukanlah doa, hanya musik2 yang terkadang terdengar seperti qasidah, selebihnya seperti musik dangdut, entah apa isinya karena tidak menggunakan bahasa Indonesia ataupun Sunda (entah Cirebonan atau Indramayu, saya tidak mengerti). mau protes pun saya ngga tau harus bicara sama siapa, dan kalaupun saya lakukan sudah tau lah akibatnya, pasti dicap nggak islami lah, dst. saya hanya bisa mengeluh disini, semoga pengelola mesjid tersebut bisa lebih bijak dalam penggunaan pengeras suara, toh Adzan tidak dilarang, karena memang itulah fungsinya, Adzan itu untuk memanggil umat untuk melaksanakan ibadah sholat, jadi memang harus melalui pengeras suara, tetapi tidak untuk yang lain. :)

Tulisan lain yang mungkin berkaitan:

Trending Topic

17 November 2009

Orang Indonesia ini memang pinter yah kalo disuruh bikin trending topic di twitter, apapun kalo mau kompakan bisa jadi trending topic, ngga tanggung2, langsung melesat di urutan satu!! mengalahkan trend lain yang ada di dunia (secara global), padahal kadang trend yang diangkat para tweeps Indo ini benar2 tidak penting, seperti malam ini, trend topik #tebaklagutranslate sama #tebakbandtranslate jadi trending topic, padahal isinya bener2 ga penting, cuma bikin tebak2an dengan menterjemahkan lagu atau nama band barat ke bahasa Indonesia.

Twitter trending topic

Twitter trending topic

dulu juga waktu mendiang mbah Surip meninggal dalam seketika mbah Surip menjadi trending topic, sampai2 para bule kebingungan dan bertanya “who the h**l is mbah surip?”, hehe.. itulah hebatnya orang Indonesia, urusan “ikut2an” mah nomor satu deh! hehe… peace ah….

Tulisan lain yang mungkin berkaitan:

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes