Mengapa Mengoleksi CD?

18 Februari 2010

Format audio sekarang memang bermacam-macam, yang paling populer tentu adalah format terkompresi MP3, disusul oleh format terkompresi lainnya seperti AAC, WMA, dll. Para musisi pun sekarang turut pula mengedarkan hasil karya mereka ke dalam format baru tersebut. Namun bagi sebagian orang (termasuk saya), format fisik berupa Audio CD (selanjutnya sebut saja CD) masih belum tergantikan. Rasanya belum afdol kalau kita mengaku sebagai penggemar sang artis tapi tidak memiliki album fisiknya, bisa saja kita beli MP3 secara legal melalui toko musik online seperti iTunes tapi rasanya tetap tidak akan sepuas ketika kita punya album fisiknya, betul kan?!

Koleksi CD (ilustrasi)

Sebenarnya format fisik tidak hanya CD, ada juga kaset maupun piringan hitam (vinyl), tapi menurut saya CD adalah format terbaik (setidaknya paling tepat) untuk kita koleksi dibanding format lain, kenapa? berikut beberapa alasannya:

  • CD itu mudah didapat. Hampir setiap toko musik pasti menjual CD sebagai komoditas utama yang dijual, selain kaset dan format lain (DVD, VCD, Vinyl).
  • CD itu tahan lama. dibanding kaset yang lama kelamaan suaranya semakin ‘kusam’ dan melempem atau vinyl yang mudah rusak (pecah) atau terkikis, CD masih lebih awet, suara yg dihasilkan tidak akan berubah karena berupa format digital, baret yang cukup parah pun tidak begitu menganggu kualitas suara yg dihasilkan.
  • Teknologi CD bertahan lama. CD sudah digunakan sebagai format recording sejak dekade 80an dan sampai sekarang masih digunakan dan jadi media utama. CD player dari dulu sampai sekarang masih beredar luas dan belum ada tanda-tanda penyurutan seperti halnya cassette tape player atau turntable/gramophone.
  • Banyak perangkat yang bisa memutar CD. Seberapa besar pun perubahan teknologi di bidang optical storage (CD-VCD-DVD-BlueRay, dst) kesemuanya masih bisa digunakan untuk memutar CD, tidak hanya berupa player khusus, tapi hampir semua perangkat seperti CD/DVD-ROM, game console, dll bisa memutar CD tanpa masalah, artinya kita tidak usah khawatir kesulitan memutar CD yang kita miliki. bandingkan dengan media lain seperti kaset atau Vinyl yang memerlukan perangkat khusus untuk memutarnya.

Dengan beberapa poin diatas, rasanya masih cukup beralasan untuk kita tetap mengeksi CD, masa depannya tampaknya masih cerah, setidaknya untuk beberapa tahun kedepan, kita tidak akan kesulian untuk memutar kembali koleksi CD lama kita, beda dengan kaset, saya punya beberapa koleksi kaset yang sekarang terbengkalai karena kesulitan menemukan pemutarnya yang bisa saya gunakan. selain itu, kepuasannya beda apabia dibandingkan dengan hanya mengoleksi MP3nya saja, apalagi bajakan :D

Yuk ah, mari kita mulai mengoleksi musik secara legal, hargai hasil karya para musisi.

Beri tahu teman :
  • Facebook
  • Twitter
  • del.icio.us
  • Ping.fm
  • Tumblr
  • Posterous
  • Technorati
  • email

Tulisan lain yang mungkin berkaitan:

11 komentar pada “Mengapa Mengoleksi CD?”

  1. 1 veta berkomentar:
    Pada 18 Februari 2010 pukul 13:43 WIB
    menggunakan Mozilla Firefox 3.5.8 pada Windows XP

    aku malah mau cari kaset :D

  2. 2 Hielmy berkomentar:
    Pada 18 Februari 2010 pukul 13:45 WIB
    menggunakan Google Chrome 4.0.249.43 pada Linux

    @veta
    koleksi kaset saya suaranya udah jelek2 mas. makin lama makin menurun kualitasnya, kl CD dari taun 88 masih sama suaranya :D

  3. 3 ridwan berkomentar:
    Pada 18 Februari 2010 pukul 13:51 WIB
    menggunakan Google Chrome 4.0.249.78 pada Windows XP

    saya malah lebih suka mp3 :D
    gampang nyarinya diinternet kalo ilang :D

  4. 4 Cahya berkomentar:
    Pada 18 Februari 2010 pukul 17:18 WIB
    menggunakan Opera 9.80 pada Windows Vista

    Saya malah mengoleksi kaset – lebih jadul lagi. Karena kalau CD saya maunya hanya CD audio (ga mau yang terkompresi seperti .mp3 dan mesti orisinil), padahal harganya mahal dan isinya dikit.

    Jadi saya koleksi kaset saja.

  5. 5 sauskecap berkomentar:
    Pada 18 Februari 2010 pukul 21:39 WIB
    menggunakan Google Chrome 4.0.249.89 pada Windows XP

    saya juga mengoleksi CD musik, terutama yang bergenre jazz, bossa, dan audiophile yang lain

  6. 6 Hielmy berkomentar:
    Pada 18 Februari 2010 pukul 23:21 WIB
    menggunakan Google Chrome 4.0.249.43 pada Linux

    @ridwan
    ya kalo kemudahan (apalagi “kemurahan”) memang MP3 juaranya, tp kepuasannya tetep beda… *setidaknya buat saya* :)
    @cahya
    ya, yg saya maksud disini jg memang CD audio, bukan kompilasi mp3 :D
    masalah harga memang jadi kendala, harga CD memang lebih mahal (bahkan dibanding VCD original), maka dari itu koleksi saya ga nambah2 :D
    @sauskecap
    wah seleranya berat, saya sih sebatas hiburan saja, belum termasuk kategori audiophile :)

  7. 7 Gravisware berkomentar:
    Pada 19 Februari 2010 pukul 17:38 WIB
    menggunakan Mozilla Firefox 3.5.2 pada Windows Vista

    yup.. bener banget bang.. CD emang yg paling efektif sebagai media penyimpanan musik.. kalo kaset mah.. wew.. alat pemutarnya aja sekarang udah mulai langka euy..

  8. 8 The Dreamer berkomentar:
    Pada 20 Februari 2010 pukul 15:24 WIB
    menggunakan Mozilla Firefox 3.6 pada Windows XP

    Saya tidak banyak koleksi CD, tapi semua yang saya punya favorit saya, yang paling tua dari tahun 1988, beli di ebay. saking sayangnya sama koleksi saya tersebut setelah di ripp ke mp3 trus disimpan, gak pernah diputer lagi :D

  9. 9 - H - berkomentar:
    Pada 27 Februari 2010 pukul 07:47 WIB
    menggunakan Mozilla Firefox 3.6 pada Windows 7

    Saya juga mengoleksi CD mas, tapi CD yang lain :D

  10. 10 feby tegar berkomentar:
    Pada 27 April 2010 pukul 15:40 WIB
    menggunakan Mozilla Firefox 3.5.5 pada Windows XP

    emang bener walaupun bisa download legal
    tapi masih kurang afdol kalo ga ada bentuk fisik nya :)

  11. 11 donny musikbuku online berkomentar:
    Pada 29 Mei 2010 pukul 06:25 WIB
    menggunakan Opera Mini 9.80

    hallo salam kenal..sy juga cd kolektor,kaset juga…and saya punya juga toko online yg jual kaset dan cd. Mampir ya….thenkyu


Tulis komentar


Blog ini menerapkan "DoFollow", silakan berkomentar.
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes