Pengeras Suara Masjid

22 November 2009

Saat ini saya sering merasa terganggu dengan pengeras suara masjid dekat kostan, bukan berarti saya anti masjid, saya juga seorang muslim, namun yang saya sayangkan adalah penggunaan pengeras suara tersebut secara kurang bijak oleh pengelola masjid. entah insiatif siapa, setiap hari minggu masjid tersebut selalu memutar kaset2 musik (yang katanya islami, tapi menurut saya tidak beda dengan musik dangdut koplo) seharian, dimulai dari pagi jam 9an sampai menjelang dzuhur. entah apa maksudnya, masih mending kalau yang diputar itu pengajian atau doa-doa, bukan musik yang katanya qasidah tapi sangat tidak menyejukan hati, tidak beda jauh dengan di warung remang2.

Setahu saya dalam penggunaan pengeras suara mesjid itu ada aturannya, baik peraturan daerah maupun fatwa dari MUI, terus terang saya tidak tahu pasti aturan nomor berapa dan pasal berapa, yang jelas saya pernah dengar kalau dalam aturan tersebut mengatakan penggunaan pengeras suara masjid hanya digunakan untuk Adzan dan pengumuman, selebihnya digunakan pengeras suara dalam (kalau ada), dengan demikian lingkungan jadi lebih tentram dan tidak menimbulkan konflik. kalau menggunakan pengeras suara seenaknya dikhawatirkan malah menimbulkan konflik di masyarakat, terutama bagi yang beragama non muslim sehingga toleransi antar umat beragama menjadi semakin renggang. dalam Al-Qur’an sendiri telah dikatakan bahwa berdoa tidak boleh keras2:

“Berdo’alah kepada Tuhanmu dengan berendah hati dan suara lembut. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang yang meampaui batas” - Surat Al A’raf ayat 55

Yang lebih disayangkan adalah yang dikumandangkan di pengeras suara itu bukanlah doa, hanya musik2 yang terkadang terdengar seperti qasidah, selebihnya seperti musik dangdut, entah apa isinya karena tidak menggunakan bahasa Indonesia ataupun Sunda (entah Cirebonan atau Indramayu, saya tidak mengerti). mau protes pun saya ngga tau harus bicara sama siapa, dan kalaupun saya lakukan sudah tau lah akibatnya, pasti dicap nggak islami lah, dst. saya hanya bisa mengeluh disini, semoga pengelola mesjid tersebut bisa lebih bijak dalam penggunaan pengeras suara, toh Adzan tidak dilarang, karena memang itulah fungsinya, Adzan itu untuk memanggil umat untuk melaksanakan ibadah sholat, jadi memang harus melalui pengeras suara, tetapi tidak untuk yang lain. :)

Beri tahu teman :
  • Facebook
  • Twitter
  • del.icio.us
  • Ping.fm
  • Tumblr
  • Posterous
  • Technorati
  • email

Tulisan lain yang mungkin berkaitan:

5 komentar pada “Pengeras Suara Masjid”

  1. 1 noto berkomentar:
    Pada 23 November 2009 pukul 08:06 WIB

    Iya ya… mendingan disampaikan aja ke pengelola masjidnya, kalau saran kita baik pasti bisa diterima kok

  2. 2 Hielmy berkomentar:
    Pada 23 November 2009 pukul 08:41 WIB

    @noto
    sebenarnya agak takut kalo mau ngomong langsung, dari beberapa pengalaman teman dan keluarga menghadapi kasus serupa, rata2 kita dipandang “buruk” oleh mereka, padahal kadangkala yang mereka lakukan itu tidak ada dasar hukumnya, ya walaupun memang dilakukan di masjid. tidak semua yang dilakukan di masjid itu adalah ajaran Islam bukan?!

  3. 3 Mr.o2n berkomentar:
    Pada 23 November 2009 pukul 10:27 WIB

    Wah benar-benar menganggu tu mas,masa dari jam 9 sampai duhur di putar lagu2 hari minggu pula,hari di mana banyak orang yang liburan.
    Saranku ajak saja warga sekitar dan diskusikan hal ini,kalau udah ada hasilnya bisa minta ama kades untuk menyampaikan ke panitia mesjid.

  4. 4 Hielmy berkomentar:
    Pada 23 November 2009 pukul 10:30 WIB

    @o2n
    ya mungkin nanti lah saya bicarain lagi, soalnya saya hanya anak kost, perantau, bukan siapa2 disitu.

  5. 5 Trizz berkomentar:
    Pada 24 November 2009 pukul 21:47 WIB

    wah, kalo gitu sih udah mengganggu,..ya sebaiknya diselesaikan dengan pihak yang bersangkutan secara langsung,..bisa jadi mereka kurang mengerti etika penggunaan pengeras suara itu sendiri,…yang saya tahu Islam tidak menyarankan memutar suara – suara musik yang berlebihan , terutama di Rumah Allah,..


Tulis komentar


Blog ini menerapkan "DoFollow", silakan berkomentar.
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes